![]() |
| Ayam Bangkok |
Halo para sahabat Info Bamtifasta semuanya,gimana kabar anda
semua ni?semoga selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa yah
sob,Ammiinn YYRA.Nah dalam info bisnis kali ini,saya selaku admin akan membuat
ataupun membagikan artikel mengenai tips dan cara budidaya ayam Bangkok yang
baik dan juga bias menguntungkan ataupun menghasilkan.Dalam budidaya ayam Bangkok
ini ada beberapa langkah yang harus sobat semua lakukan yah sob,diantaranya :
Tips Memilih Bibit Ayam Bangkok Berkualitas Unggul
Dalam memilih bibit ayam Bangkok, ada baiknya Anda memegang
dua kunci. Pertama, Anda mengenali para pemain di dalamnya. Ya, berteman dengan
para bobotoh aduan yang sudah makan asam garam di bidang ini. Dekati dan secara
tidak langsung minta ajarkan pada mereka tentang tips memilih bibit yang baik.
Kedua, Anda bisa mendatangi langsung tempat-tempat
peternakan. Santai saja berbincang-bincang mengenai bagaimana ayam Bangkok yang
bagus itu, pernah menang atau tidak, dan juga soal harga ayam.
Apabila Anda telah mendapatkan ayam sesuai harapan, jangan
terburu-buru membelinya. Bandingkan dengan tempat lain. Tujuannya supaya Anda
memiliki banyak pilihan. Ketika semuanya sudah matang, baru pilih yang pas di
hati namun pas juga di kantong.
Pemilihan Kandang
Siapkan kandang umbaran, perkawinan di kandang umbaran lebih
baik dari pada di kandang dodogkan. Karena proses perkawinan lebih alami.
Kandang anak ayam aduan sebaiknya di buat sebelum di
kawinkan, agar saat menetas nanti, anak ayam bangkok siap dipindahkan.
Perkawinan
Mengawinkan induk bukanlah pekerjaan yang sulit, terutama
bagi peternak yang sudah berpengalaman. Hal yang sulit adalah mencari bakal
Pejantan dan Indukan yang berkualitas tinggi. Mengawinkan induk bisa dilakukan
di kandang umbaran atau dengan sistem kawin tembak (doddogan). Caranya induk
betina dipegangi, lalu induk jantan akan mengawini si betina. Cara ini terkenal
paling efektif dan cepat menghasilkan keturunan. Induk jantan yang baik
biasanya tidak terlalu sulit dikawinkan dengan cara dogdogan. Jika induk jantan
tidak mau mengawini induk betina dengan cara dogdogan, sebaiknya induk jantan
dan induk betina dikawinkan di dalam kandang umbaran.
Satu ekor pejantan bisa mengawini 3-4 induk betina.
Perkawinan juga bisa dilakukan secara inseminasi buatan, tetapi cara ini jarang
dilakukan karena cara perkawinan alamiah terhitung cukup gampang dilakukan dan
tidak perlu mengeluarkan biaya khusus untuk membeli peralatan inseminasi.
Induk yang telah dikawinkan akan bertelur seminggu setelah
dikawinkan. Induk betina ayam bangkok bertelur terbatas, tidak lebih dari 20
butir setiap periodenya. Hal ini berbeda dengan ayam kampung yang bisa bertelur
sampai 40 butir untuk setiap periode. Telur-telur tersebut bisa dierami oleh
induknya atau ditetaskan di dalam mesin tetas. Untuk usaha skala kecil,
penetasan bisa dilakukan oleh induknya, tetapi untuk usaha berskala besar,
terutama peternakan yang menjual anakan (DOC), penetasan dengan mesin tetas
dapat mempercepat kapasitas produksinya.
Anak ayam menetas setelah dierami oleh induknya selama 21
hari atau sama dengan penetasan menggunakan mesin tetas. Anak ayam yang baru
menetas bisa ditempatkan dikandang postal setelah berumur dua hari. Kandang
postal anak ayam dilengkapi dengan pemanas yang berfungsi sebagai induk buatan.
Satu hal yang perlu diperhatikan dalam mengawinkan ayam aduan adalah tidak
mengawinkan saudara sekandung (berinduk sama). Namun perkawinan antara induk
(F1) dan anak (F2) masih diperkenankan. Begitu juga dengan perkawinan antara
induk (F1) dan cucu (F3).
Nah gimana sob cukup mudah bukan?insyaalloh jika kita semua
ada niat semua usaha yang kita lakukan pasti akan berhasil,apalagi jika
ditambah dengan kerja keras dan juga do`a kan sob.Demikian artikel ini saya
buat,semoga artikel ini bias bermanfaat untuk anda semua,salam blogger.







0 komentar:
Posting Komentar